Friday, December 4, 2015

Tempat Wisata Lampung Terindah

Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang sangat penting karena menjadi primadona bagi pemasukan pendapatan daerah. Provinsi Lampung sangat kaya potensi wisatanya, terutama wisata alam.
Dalam buku Lampung Sai Bumi Ruwai Jurai, disebutkan beberapa objek wisata alam yang dapat dikunjungi wisatawan antara lain,
– Bandar Lampung: Bumi Kedaton, Pantai Mutun, Pantai Clara.
– Lampung Barat: Wisata Alam Belimbing, Danau Ranau, Gunung Pesagi (2.262 m), Gunung Tebak (2.115 m).

–  Tanggamus: Gunung Tanggamus (2.156 m), Wisata Alam Tampang, Teluk Kiluan.
– Lampung Selatan: Pantai Pasir Putih, Gunung Anak Krakatau, Gunung Rajabasa (1.261 m).
Wisata alam menarik lainnya, Gunung Betung (Pesawaran), Air Terjun Curup Gangsa (Kasui), Taman Nasional Way Kambas (Lampung Timur), Pantai Krui (Pesisir Barat),  dll.
Objek wisata sejarah dan purbakala yang tak kalah menarik, antara lain, Museum Lampung (Bandar Lampung), Taman Purbakala Pugung Raharjo (Lampung Timur), Menara Siger (Lampung Selatan).


Cemilan Khas Masyarakat Lampung

Lampung mempunyai beraneka macam makanan khas. Contohnya seruit, makanan khas Lampung yang terbuat dari ikan yang digoreng atau dibakar, kemudian dicampur sambel khas daerah Lampung (sambel terasi), tempoyak (olahan durian), atau mangga yang ditambahkan lagi dengan lalapan.


Sedangkan minumannya adalah serbat. Terbuat dari olahan buah mangga kweni yang diserut kecil-kecil berbentuk panjang kemudian dicampur dengan air gula, susu kental, dan es. Selain itu juga terdapat makanan khas Lampung lainnya seperti sambal Lampung, lemdok (dodol), keripik pisang kapok, kerupuk kemplang, dan manisan.

Sumber:
Lampung Sai Bumi Ruwa Jurai, Firman Sujadi, Cita Insan Madani: Jakarta


Thursday, December 3, 2015

Larangan Menggunakan KPR

KPR syariah yang menjadi produk perbankan syariah menyimpan tanda tanya besar. Sebagian orang menilai produk ini sebagai solusi paling aman untuk mewujudkan hunian keluarga ekstra instan, yang bebas dari riba. Di sisi lain, banyak kalangan yang mulai mempertanyakan kehalalannya. Mengingat tabulasi akhir yang harus dibayarkan nasabah KPR kepada bank syariah sama persis dengan tabulasi pada KPR konvensional. (Baca juga: kaligrafi ayat kursi sulam)

Tinjauan Syari’at

Gambaran singkat KPR melalui perbankan atau lembaga pembiayaan, biasanya melibatkan tiga pihak, yaitu anda sebagai nasabah, developer dan bank atau PT finance. Ini berlaku baik dalam sistem konvensional maupun syariah.

Setelah melalui proses administrasi, biasanya anda diwajibkan membayar uang muka (DP) sebesar 20%. Setelah mendapatkan bukti pembayaran DP maka bank terkait akan melunasi sisa pembayaran rumah sebesar 80%. Tahapan selanjutnya sudah dapat ditebak, yaitu anda menjadi nasabah bank terkait.

Secara sekilas akad di atas tidak perlu dipersoalkan. Terlebih berbagai lembaga keuangan syariah mengklaim bahwa mereka berserikat (mengadakan musyarakah) dengan anda dalam pembelian rumah tersebut. Anda membeli 20% dari rumah itu, sedangkan lembaga keuangan membeli sisanya, yaitu 80%. Dengan demikian, perbankan menerapkan akad musyarakah (penyertaan modal). Dan selanjutnya bila tempo kerjasama telah usai, lembaga keuangan akan menjual kembali bagiannya yang sebesar 80% kepada anda.

Namun bila anda cermati lebih jauh, niscaya anda menemukan berbagai kejanggalan secara hukum syari’at. Berikut kesimpulan terkait beberapa hal yang layak untuk dipersoalkan secara hukum syari’at:

1. Dalam aturan syariat, barang yang dijual secara kredit, secara resmi menjadi milik pembeli, meskipun baru membayar DP.

2. Nilai 80% yang diberikan bank, hakekatnya adalah pinjaman BUKAN kongsi pembelian rumah. Dengan alasan:

a. Bank tidak diperkanankan melakukan bisnis riil. Karena itu, bank tidak dianggap membeli rumah tersebut.
b. Dengan adanya DP, sebenarnya nasabah sudah memiliki rumah tersebut.
c. Dalam prakteknya, bank sama sekali tidak menanggung beban kerugian dari rumah tersebut selama disewakan.

3. Konsep KPR syariah tersebut bermasalah karena:

a. Uang yang digunakan untuk melunasi pembelian rumah statusnya utang (pinjaman) dari bank.
b. Nasabah berkewajiban membayar cicilan, melebihi pinjaman bank.
c. Jika bank syariah menganggap telah membeli rumah tersebut maka dalam sistem KPR yang mereka terapkan, pihak bank melanggar larangan, menjual barang yang belum mereka terima sepenuhnya.

Sumber:

http://pengusahamuslim.com/

Memilih Rumah Dekat Kuburan

Tiap-tiap pemilik rumah memiliki kriteria tersendiri mengenai tetangga yang diidam-idamkannya. Menurut hasil survei yang dilakukan situs properti Redfin, rata-rata pemilik properti di Amerika Serikat menginginkan hal ini. Mereka ingin tinggal berdekatan dengan tetangga yang tidak berisik. Lantas, bagaimana dengan kuburan? Bukankah penghuninya tidak akan berisik selamanya? (Baca juga: dekorasi tapis Lampung kaligrafi)

Lebih mengejutkan lagi, ternyata survei itu membuktikan bahwa hunian yang berada tidak jauh dari pemakaman memang menarik pasar, meski memakan waktu lebih lama. Berdasarkan survei Redfin tersebut, hunian-hunian yang ada di dekat pemakaman memang membutuhkan waktu lebih lama untuk dijual. Namun, nilainya tidak lebih rendah dari hunian yang berada jauh dari pemakaman. 

Seperti diberitakan dalam Huffington Post, rata-rata rumah yang berada paling dekat dengan pemakaman terjual dengan harga 162 dolar AS per kaki persegi (sekitar Rp 1,8 juta). Sementara itu, rumah yang berada lebih jauh (500 yard atau sekitar 457,2 meter) dari pemakaman harganya justru lebih murah, yaitu 145 dollar AS (Rp 1,6 juta) per kaki persegi. 

"Memiliki rumah di sebelah pemakaman mungkin lebih sulit untuk dijual. Namun, selalu ada sekelompok orang yang mungkin menyukai spesifikasi rumah tersebut, meski faktor 'menyeramkan' kemungkinan membuat mereka enggan mengelilingi rumah," ujar agen realestat Redfin di Chicago, Amerika Serikat, John Malandrino. 

Namun, agen realestat Redfin di Baltimore, Lyn Ikle, mengatakan, "Seperti halnya bicara soal membeli rumah, ada pro dan kontra untuk urusan tinggal di dekat pemakaman. Keuntungannya adalah, umumnya, tidak akan ada pembangunan di masa mendatang di atas pemakaman. Biasanya pula ada ruang terbuka yang terpelihara dengan baik, hening, dan tidak sedikit pemakaman tampak indah. Sisi negatifnya, pemakaman sering kali memberikan perasaan tidak nyaman. Pemakaman seolah merepresentasikan mortalitas."

Sumber:

http://www.asalasah.com/

Kota Dengan Biaya Hidup Termurah

Ibukota Arab Saudi, Riyadh menjadi kota hunian dengan biaya hidup sehari-hari termurah dibandingkan kota-kota besar lainnya di seluruh dunia. Sebuah studi yang dilakukan oleh Economist Intelligence Unit menjadikan Riyadh dan Jeddah sebagai dua kota dalam daftar sepuluh kota termurah untuk dijadikan tempat bermukim.

Laporan tersebut menyertakan 131 item yang dijadikan tolak ukur untuk menilai kelayakan sebuah kota menjadi kota hunian termurah. Sedikitnya 122 dan 123 poin masuk dalam kriteria yang dipenuhi oleh Jeddah dan Riyadh untuk dikatakan sebagai kota dengan biaya hidup terendah. (Baca juga: koleksi kain tapis motif ayat kursi)

Dua kota besar di Arab Saudi ini berhasil mengungguli kota besar lainnya di Uni Emirat Arab dan Teluk Persia. Abu Dhabi dan Dubai yang saat ini menjadi kota idaman sejumlah wisatawan hanya memenuhi masing-masing 82 dan 94 kriteria untuk bisa dikategorikan sebagai kota termurah.
Kerajaan Arab Saudi disebut menetapkan regulasi sehingga menjamin harga rendah untuk sejumlah barang kebutuhan warganya. Bahkan sebagai negara penghasil minyak, produk yang terkait dengan energi cenderung lebih murah dibandingkan harga barang-barang lainnya karena adanya subsidi oleh pemerintah.

Jon Copestake, kepala riset seperti diwartakan Islam.ru menyebut jika banyak negara Timur Tengah lainnya yang juga memiliki tingkat biaya hidup yang sama. Namun peran pemerintah Arab Saudi terbukti berpengaruh terhadap biaya hidup yang lebih rendah dibandingkan negara Timur Tengah penghasil minyak lainnya.

Dalam penelitian ini melibatkan lebih dari 400 orang dengan 160 harga produk dan jasa. Termasuk di dalamnya harga makanan, minuman, pakaian, perlengkapan rumah tangga dan barang-barang perawatan pribadi, sewa rumah, transportasi, tagihan listrik, sekolah, gaji asisten rumah tangga dan biaya rekreasi.

Studi ini mensurvei berbagai toko seperti supermarket, kulakan - toko dan outlet khusus yang membanderol harga lebih tinggi. Sementara harga eceran atau harga pabrik tidak termasuk dalam kategori survei ini.

Sumber:
http://www.dream.co.id/

Tips Memilih Dress Muslimah

Kemudahan mendapatkan informasi seperti saat ini membuat kita makin terfasilitasi untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidup. Salah satu kebutuhan yang dipandang sangat krusial untuk dipenuhi adalah sandang. Bagi seorang muslim dan muslimah yang hidup di tengah modernitas dan trend fashion yang makin bertebaran, kebutuhan pakaian saat ini tidak hanya merupakan kebutuhan pokok untuk menutup aurat semata. Pakaian yang dikenakan saat ini juga memiliki fungsi sebagai penunjang aktivitas dan eksistensi di dalam masyarakat. Model busana muslim yang semakin cepat berganti menuntut kita untuk aktif mencari informasi model busana seperti apa yang sedang menjadi trend saat ini. (Baca juga: koleksi songket Lampung terbaru)

Sebagai muslimah, mengikuti arus fashion busana muslim sudah menjadi hal yang biasa. Ketika isi dompet mencukupi kita boleh mengumpulkan beberapa model dress muslim untuk kebutuhan pakaian harian kita. Namun, ternyata sering sekali tanpa pikir panjang kita membeli beberapa dress muslim yang tidak sesuai dengan diri kita. Kita lebih mengutamakan nafsu untuk tampil fashionable daripada pantas atau tidaknyadress tersebut dikenakan di badan kita.

Misalnya, hanya karena warna pastel lebih trendi saat ini, kita membeli dress dengan warna tersebut yang nampak aneh di kulit kita. Akibatnya kita tidak lagi memakai dress tersebut dan hanya menggantungnya di lemari pakaian kita. Dengan demikian, artinya kita hanya membuang-buang uang untuk sesuatu yang mungkin tidak bermanfaat bagi diri kita.

Oleh karena itu, kita harus memperhatikan beberapa hal ketika hendak memilih model dress muslim yang cocok dengan diri kita sehingga dapat bermanfaat dan digunakan sesuai keinginan. Kira-kira apa saja ya? Yuk intip informasinya di bawah ini.

1. Sesuai dengan syariat Islam

Islam adalah agama yang sempurna yang mengatur seluruh aspek dalam kehidupan bahkan sampai pada hal-hal terkecil di dunia. Salah satunya adalah aturan tentang pakaian. Terdapat kriteria khusus dalam memilih pakaian atau dress muslim yang sesuai dengan syariat Islam. Bagi mereka yang berpikir sempit, aturan dan kriteria yang ditentukan mungkin akan dianggap membatasi gerak dan ruang lingkup aktualisaasi mereka. Padahal aturan ini tujuannya untuk melindungi dan menjaga kemuliaan wanita agar tidak direndahkan oleh orang lain. Sesuai fungsinya sebagai penutup aurat, beberapa kriteria pakaian dan model dress muslim kita adalah:
1.    Menutup seluruh anggota tubuh yang menjadi aurat.
2.    Tidak boleh ketat dan memperlihatkan lekuk serta bentuk tubuh.
3.    Tidak transparan sehingga menampakkan apa yang ada dibalik pakaian.
4.    Tidak menyerupai pakaian laki-laki.

2. Kenali alasan membeli model dress muslim tersebut

Ketika kita sedang berada di depan sebuah toko busana lalu tertarik dengan salah satu model dressmuslim yang ada di sana, apa yang menjadi alasan kuat kita ingin membelinya? Apakah karena kita memang membutuhkannya atau sekadar ingin memenuhi hasrat kita untuk tampil modis dan ikut-ikutantrend? Jangan-jangan kita hanya ingin tampak menarik dan fashionable di hadapan orang banyak dan ketika merasa sadar bahwa hal itu tidak perlu, kita akan menyesalinya. Jika kita paham dengan benar mengapa kita memilih sebuah dress muslim untuk dibeli maka tidak perlu merasa khawatir akan menyesal setelah membelinya.

3. Model dress muslim yang digunakan sebaiknya sesuai dengan ukuran tubuh

Untuk muslimah yang berbadan agak kurus sebaiknya menghindari dress berukuran sempit. Selain karena mengikuti syarat syari model dress muslim, hal ini juga agar muslimah yang bertubuh kurus tidak nampak makin kurus. Faktor lain yang harus dihindari adalah penggunaan warna-warna  gelap yang akan membuat badan terlihat makin kurus.
Sementara untuk yang bertubuh agak gemuk akan lebih baik jika tidak menggunakan dress yang kelihatan kebesaran. Selama kita dapat memenuhi syariat Islam dalam berpakaian, maka kita tetap boleh menggunakan dress yang tidak terlalu besar. Selain itu juga dapat mengenakan  dress muslim berwarna gelap agar terlihat lebih kurus. Akan tetapi, terlepas dari pemilihan warna yang sesuai dengan ukuran tubuh, hal yang terpenting adalah rasa percaya diri dari muslimah yang mengenakannya.

4. Sesuaikan dengan warna kulit

Muslimah yang berkulit putih memang akan cocok mengenakan warna apa saja baik warna-warna gelap atau cerah. Lain halnya dengan yang memiliki kulit berwarna gelap. Jadi memang sangat penting mengetahui warna apa yang cocok dengan jenis dan warna kulit kita. Sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan orang terdekat terkait penampilan kita ketika mengenakan dress muslim dengan warna-warna tertentu. Mengenakan dress muslim dengan warna yang tidak cocok dengan kulit kita hanya akan menyebabkan kita terlihat aneh.

5. Sesuaikan dengan warna jilbab

Penyesuaian dengan warna jilbab yang dimaksud tidaklah harus selalu menggunakan jilbab yang monokrom untuk menyesuaikan dress kita. Misalnya, untuk dress bermotif kotak-kotak tidak harus selalu dipadankan dengan jilbab berwarna sama yang polos tak bermotif. Kita dapat memasangkan dengan jilbab bermotif garis-garis atau motif bunga yang tidak terlalu ramai. Konsep mix and match saat ini memang sudah menjadi trend dalam memilih model busana muslim. Perpaduan warna yang monoton dengan satu warna atau monokrom terkadang memberikan tampilan yang tidak dinamis bagi pemakai dress muslim. Namun, untuk memadu padankan antara dress dengan jilbab bukanlah hal yang mudah bagi muslimah yang masih coba-coba. Agar warna yang bertabrakan tidak memeberi kesan ramai, akan lebih baik jika mencari infonya terlebih dahulu mengenai konsep mix and match atau mix and blend warna-warna dari model dress muslim.

6. Memilih bahan dasar dress muslim sesuai aktivitas

Sebelum menentukan model dress muslim sperti apa yang akan kita beli, kenali dulu aktivitas yang akan dilakukan. Apabila kita akan beraktivitas di luar ruangan dengan banyak melakukan gerakan tubuh, maka pilihlah dress yang cukup simple dan terbuat dari bahan yang menyerap keringat agar. Tujuannya adalah agar tidak membuat kita merasa kesulitan dalam beraktivitas dan tidak merasa gerah dengan busana yang kita pakai. Sebaliknya jika kita beraktivitas di dalam ruangan untuk menghadiri acara formal seperti pesta,  kita dapat memilih model dress muslim dari bahan sutra, satin atau spandek yang banyak dihias dengan berbagai aplikasi seperti renda, payet, pita dan sebagainya.

7. Sesuaikan warna dress muslim dengan tema acara

Jika kita ingin menghadiri acara yang menggunakan tema-tema tertentu, maka kita perlu mengenakan model dress muslim yang warnanya sesuai dengan tema tersebut. Jangan sampai kita menggunakan model dress muslim berwarna serba hitam pada acara bertema ceria seperti barbie atau bunga. Oleh karena itulah, jika memang ingin tampil modis dan up to date, sebagai muslimah kita harus pndai dalam memilih model  muslim yang tepat agar tidak salah kostum.

8. Tidak menyerupai busana orang-orang kafir

Rasul telah mnegatakan bahwa siapa pun yang mengikuti kebiasaan suatu kaum maka akan termasuk ke dalam golongan kaum tersebut. Tentu kita tidak ingin termasuk ke dalam golongan kaum kafir hanya karena mengikuti trend dan model busana mereka bukan? Oleh karena itu, kita tetap harus memperhatikan apakah busana yang akan kita pilih adalah busana yang menjadi ciri dan karakter kaum kafir?

9. Sesuaikan isi dompet

Adakah yang merasa sering mengalami overbudget ketika berbelanja dress muslim? Saat melihat isi keranjang belanja kita ada banyak item yang diluar daftar belanja dan sayang jika tidak dibeli. Alasannya biasanya karena model dress muslim tersebut sedang trend dan tampak unik di mata kita. Meskipun tidak membutuhkannnya kita tetap membelinya hanya karena tidak bisa mengontrol diri dari keinginan yang belum mendesak untuk dipenuhi. Oleh karena itu jika memang ada model dress muslim yang sedang menjadi incaran kita, cobalah membuat daftar prioritas ketika membuat daftar belanja. Jangan sembarangan menempatkan banyak item pada daftar belanja kita agar pengeluaran sesuai dengan apa yang direncanakan.

Sumber:
http://abiummi.com/